Ilmu untuk Pelajar Muslim

Ilmoe-ilmoe jang haroes diketahoei anak-anak Moeslim

Sikep dan Todjoean Al Irsjad 400Professor Islam Imam Sjech Moehammad Abdoeh telah membentangkan ini mas’alah dengan tjoekoep. Beliau berkata: “Wadjib tiap-tiap anak Moeslim mempeladjari tiga ilmoe jang sangat penting., ialah: (1) Tauhid, (2) Fiqh, (3) Tarich Islam. Ilmoe-ilmoe mana misti di peladjarkannja sepandjang tempo dalam sekolah rendah dan sekolah pertengahan dengan tjara modern speciaal, berlainan dengan tjara koeno, tjara mana jang membangkitkan roeh Islam jang hidoep di sanoebari tiap-tiap Moeslim, dan menghidoepkan semangat agama Allah.

Adapoen toedjoean dan maksoed dari ilmoe Tauhid, jaitoe tiada lain, melainkan menanam benih pertjintaan kepada Allah jang Isa (Esa), soepaja pada soeatoe waktoe djika datang soeroehan-soeroehan Allah pada oemmat Islam oentoek mengorbankan djiwa dan harta, maka dengan zonder ragoe-ragoe mereka menjerahkannja.

Maksoed dan toedjoean dari pada Fiqh, jaitoe goena memperbaiki boedi pekerti dan membersihkan bahtin manoesia dari segala noda serta memberi peladjaran dalam halal dan haram  jang bersender pada dalil-dalil dari pada Al-Qoer’an dan Hadits Nabi.
BACA SELENGKAPNYA “Ilmu untuk Pelajar Muslim”

Universitas Al-Irsyad di Solo

Universitas Al-Irsjad

Oleh: Abdullah Munif

Dari: Majalah GELORA AL-IRSJAD, No. 7, Syawwal 1385 H (Februari 1966), Edisi Idul Fitri
Diterbitkan oleh: Sekpen Pemuda & Peladjar Al-Irsjad Bogor

Pergerakan Al-Irsjad didirikan dan dipelopori perdjuangannja oleh Alm. Pendekar Islam Al-Muslih Al-Imam Ahmad Assoorkaty Alanshary pada tahun 1914 di Indonesia.

Garis-garis perdjuangannja didasarkan atas prinsip-prinsip Islam melalui sumbernja jang pertama: Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah, dan tidak sedikit telah memberikan sumbangan idiel dan potensiel kepada Revolusi Indonesia di mana pertumbuhannja, terutama di bidang mental spiritual.

Al-Irsjad adalah Pergerakan reformasi dan modernisasi Islam jang revolusioner di Indonesia.

Dalam bidang pendidikan/pengadjaran sudah banjak usaha dan hasilnya jang dapat diketjap oleh masjarakat, dan sudah banjak menelorkan kader-kader jang militan, jang sebagian mendjadi tokoh-tokoh di Indonesia maupun du luar negeri.

Djadi dapatlah kita fahami pentingnja fungsi pendidikan/pengadjaran; sebab ia merupakan salah satu media jang ditempuh Al-Irsjad untuk mentjapai tjita-tjita dan tudjuan-nja. Dimana pendidikan/pengadjaran jang diselenggarakannja bernafaskan atau sesuai dengan tuntunan al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah.
BACA SELENGKAPNYA “Universitas Al-Irsyad di Solo”